Daftar e-mail untuk info terbaru

Meningkatkan Minat Baca Anak Melalui Lomba Bercerita

  • Meningkatkan Minat Baca Anak Melalui Lomba Bercerita
  •  

    Banda Aceh - Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Banda Aceh menggelar Lomba Bercerita Tingkat SD/MI dalam rangka memeriahkan hari jadi Kota Banda Aceh ke-811. Acara ini berlangsung di Aula SKB Lampineung, 27-28 April 2016.

    Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Banda Aceh Cut Irlian, menyebutkan, kegiatan yang diikuti oleh 40 pelajar SD/MI se-Kota Banda Aceh ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan minat dan budaya baca bagi anak.

    “Pesertanya siswa kelas 3 dan 4 dengan materi cerita rakyat lokal dan nasional. Selain untuk meningkatkan minat baca pelajar, melalui ajang ini kita juga berharap dapat menambah pengetahuan dan wawasan, serta menjadi sarana silaturahmi antar pelajar,” sebutnya, Rabu (27/4/2016).

    Kata Cut Irlian, juara pertama pada ajang ini nantinya akan mewakili Banda Aceh di ajang serupa untuk tingkat provinsi. “Tahun lalu, Banda Aceh yang diwakili oleh SDN 24 berhasil menjadi yang terbaik di Aceh, namun di tingkat nasional kita hanya mampu meraih juara harapan. Semoga tahun ini prestasi kita semakin meningkat,” sebutnya.

    Sementara Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh Kepala Kantor PPKB Badrunnisa, mengharapkan lomba bercerita ini dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengapresiasi berbagai cerita rakyat yang berlatar budaya Indonesia.

    “Saat ini kebanyakan anak-anak kita lebih suka menyaksikan audio visual daripada membaca, sehingga melalui lomba ini diharapkan mereka beralih jadi suka membaca. Karena mau tidak mau, untuk bisa menceritakan kepada audiens, peserta tentu harus membaca berulang-ulang suatu cerita sampai paham.”

    Menurutnya, bercerita merupakan metode sekaligus media komunikasi yang menjadi tradisi dari generasi ke generasi. “Bercerita kepada anak merupakan salah satu metode pembelajaran yang ampuh untuk menanam dan menumbuhkan kepribadian anak sejak dini.”

    “Secara naluriah, setiap anak senang dengan cerita karena semakin berkembangnya kemampuan anak maka semakin menuntut keingintahuan mereka akan banyak hal dengan cara diceritakan,” katanya.

    Wali kota juga meminta para orangtua untuk meluangkan sedikit waktu setiap harinya untuk bercerita kepada anak dan mendengarkan mereka. “Mereka membutuhkan perhatian, mereka butuh didengar. Insya Allah, anak-anak yang mendapatkan perhatian cukup, akan menjadi anak-anak yang saleh,” pungkasnya. (Jun)