Daftar e-mail untuk info terbaru

Bidang-Bidang Ini Yang akan di kerjasamakan Pemko dan Unsyiah

  • Bidang-Bidang Ini Yang akan di kerjasamakan Pemko dan Unsyiah
  • Banda Aceh – Walikota Banda Aceh, Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE didampingi Wakil Walikota Drs zainal Arifin, Sekdakota Ir Bahagia diplSE serta para Kepala SKPD, Selasa (28/7/2015) menerima rombongan dari pihak Universitas Syiah Kuala yang dipimpin Rektornya, Prof Dr Ir Samsul Rizal, M Eng di Balaikota. 

     Pertemuan pihak kampus ‘Jantong Hatee Rakyat Aceh’ ini dengan Pemko Banda Aceh untuk membicarakan sejumlah bidang yang mungkin dikerjasamakan.

    Prof Samsul mengatakan, ada sejumlah bidang yang mungkin dapat di kerjasamakan dengan Pemeritah Kota Banda Aceh, seperti peningkatan akses pendidikan, pelayanan kesehatan masyarakat, bidang pengabdian kepada masyarakat, kerjasama pelaksanaan strategi pengendalian dan test pengukuran kemajuan prsetasi altlet, bidang transportasi, bidang waste manajemen dengan sanitary land fill dan kerjasama pengembangan rumah budaya dan ekonomi kreatif.

    Sementara itu, Walikota menyambut baik rencana kerjasama ini. Katanya, meski selama ini Pemko dan Unsyiah sudah sering menjalin kerjasama, seperti dibidang kesiapsiagaan bencana melalui Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDRMC) Unsyiah. Namun, kata Illiza kerjasama selama ini masih bersifat informal dan belum dilakukan dalam sebuah nota kesepahaman (MoU).

    Kepada pihak Rektorat, Illiza mengatakan antara kedua tim masih perlu melakukan pertemuan lanjutan guna membahas lebih dalam bentuk kerjasama tersebut.

    “Sepertinya mesti kita lakukan pertemuan-pertemuan lanjutan, terutama untuk membahas hal-hal yang bersifat teknis,” ujar Illiza.

    Kata Illiza, bidang transportasi merupakan hal yang sangat penting yang harus dipecahkan di Banda Aceh, mengingat perkembangan jumlah kenderaan tidak sebanding lagi dengan pembangunan ruas jalan.

    “Tahun ini kita akan operasikan 32 Bus Way dari 92 unit yang kita rencanakan. Kita utamakan dua koridor dulu, Koridor satu dari Kota ke Darussalam dan koridor dua dari Pelabuhan Ulee Lheu ke Bandara SIM. Target kita untuk mengurangi kemacetan di Banda Aceh,”  ungkap Illiza.

    Selain itu, dalam waktu dekat, Banda Aceh akan memulai pekerjaan sejumlah proyek besar, seperti pembangunan Fly Over Simpang Surabaya, pembangunan Under Pass dan pembangunan Banda Aceh Madani Education Center (BMEC). 

    “Terkait dengan sejumlah program ini, kita ingin pihak Unsyiah ikut membantu dan memberikan masukan-masukannya,” tambah Illiza. (Mkk)