Daftar e-mail untuk info terbaru

“Dari Banda Aceh Untuk Rohingya”

  • “Dari Banda Aceh Untuk Rohingya”
  •  

    Aceh Utara – Pemerintah dan warga Kota Banda Aceh menyumbangkan bantuan dana sebesar Rp 200 juta untuk pengungsi Rohingya yang saat ini ditampung di tiga titik di Aceh, yakni di Aceh Utara, Lhokseumawe dan Kota Langsa.

    Bantuan ini diserahkan Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Sa'aduddin Djamal SE kepada Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Pusat Dr Usamah Hisyam, Kamis (18/6/2015), di Gampong Blang Adoe, Kuta Makmur, Aceh Utara, yang merupakan salah satu lokasi kamp pengungsi Rohingya.

    “Kami datang dari Banda Aceh membawa bantuan dari seluruh jajaran Pemko dan masyarakat Banda Aceh. Bantuan dana sebanyak Rp 200 juta ini akan dikelola oleh Parmusi untuk kebutuhan para pengungsi Rohingya,” katanya.

    Pada kesempatan itu, Wali Kota Illiza juga menitipkan pesan kepada tim sosial yang bekerja di sana untuk lebih memperhatikan menu makanan untuk para pengungsi. “Mereka gak minta aneh-aneh, hanya minta makanannya pakai cabe yang banyak. Mereka sukanya pedas dan asin,” kata Illiza yang disambut tepuk tangan para pengungsi.

    Drs Bahrum Rasyid selaku Ketua Parmusi Aceh, mengatakan, dana ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi selama Ramadhan seperti untuk pembuatan Dapur Kanji Rumbi, dan Madrasah bagi pengungsi Rohingya.

    “Selama Ramadhan, mereka akan belajar membaca Al-Quran, ilmu agama, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Untuk kedepan, kami berharap pemerintah dapat menampung para pengungsi Rohingya ini secara permanen,” katanya. 

    Sementara Asisten II Setdakab Aceh Utara, Abdul Azis, mengungkapkan, kamp penampungan Blang Adoe ini menampung sebanyak 320 orang pengungsi Rohingya. “Kita menampung mereka atas dasar kemanusiaan dan karena mereka memang seiman dengan kita,” katanya.

    Semenjak pihaknya menampung para pengungsi Rohingya, sambung dia, telah banyak pula tamu yang datang ke Aceh Utara hingga dari luar negeri, baik para wartawan maupun mereka yang mengantarkan bantuan. “Aceh Utara pun kini lebih dikenal dunia,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai Koordinator Penanganan Pengungsi Rohingya Aceh Utara ini.

    Turut hadir pada acara yang diakhiri dengan acara berbuka puasa bersama dan Shalat Magrib berjamaah tersebut antara lain, Wakil Wali Kota Banda Aceh Drs H Zainal Arifin, Sekdako Banda Aceh Ir Bahagia Dipl SE, sejumlah Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD dan Kabag di lingkungan Setdako Banda Aceh. (Jun)