Daftar e-mail untuk info terbaru

Walikota Harap Mudzakarah Ulama Lahirkan Masukan Untuk Pemko

  • Walikota Harap Mudzakarah Ulama Lahirkan Masukan Untuk Pemko
  •  

    Banda Aceh - Puluhan ulama di Banda Aceh mengikuti mudzakarah yang membahas tentang zakat. Kegiatan yang bertema ‘pemberdayaan zakat dalam penguatan ekonomi kerakyatan berbasis syari’ ini digelar, Kamis (4/6/2015) di Aula lantai IV, Gedung A, Balaikota Banda Aceh.

    Dalam kata sambutannya Walikota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE  berharap kegiatan ini akan melahirkan masukan-masukan bagi Pemerintah Kota Banda Aceh untuk kemudian akan dituangkan dalam kebijakan Pemko tentang zakat.

    “Masukan dari kegiatan ini juga akan jadi bahan evalusi bagi kita, seperti pengumpulan zakat dari PNS apakah sudah sesuai, kemudian pengelolaan Baitul Mal dan lainnya yang berhubungan dengan zakat,” ujar Illiza.

    Kata Illiza, sebenarnya yang paling penting dari zakat itu bukan soal jumlahnya saja, tapi keberkahan dan kebenaran mengumpulkannya harus dilakukan dengan cara yang sesuai syariat.

    Lebih lanjut, Illiza juga mengatakan sebenarnya potensi zakat di Banda Aceh mencapai Rp. 68 M, namun yang terealisasi dikumpulkan Baitul Mal Kota baru sebesar Rp. 15 M setahun. Kata Illiza, dengan adanya kegiatan ini tentunya juga diharapkan akan mendorong kesadaran warga kota dalam membayar zakatnya dan memilih Baitul Mal Kota sebagai pengelola.

    “Kenapa harus serahkan zakat ke Baitul Mal, agar mudah penyalurannya dan tidak tumpang tindih sehingga zakat yang disalurkan benar-benar jatuh ke tangan yang berhak dan berimbas pada peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Illiza. (Arp/Mkk)