Daftar e-mail untuk info terbaru

Illiza menjadi pembicara pada konferensi ketiga PBB di Jepang

  • Illiza menjadi pembicara pada konferensi ketiga PBB di Jepang
  •  

    Sendai - Walikota Banda Aceh Hj Illiza Sa'aduddin Djamal SE mendapat kehormatan menjadi pembicara pada acara Konferensi ketiga PBB mengenai Pengurangan Risiko Bencana (The Third UN World Conference on Disaster Risk Reduction/UNWCDRR) di Sendai, Jepang, Sabtu (14/3/2015) di Sendai, Jepang, Sabtu (14/3/2015). Kegiatan yang dihadiri oleh hampir seluruh Kepala negara di dunia ini diselenggarakan sampai tanggal 18 Maret 2015. Indonesia sendiri dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri koordinator Bidang pembangunan Manusia, Puan Maharani.

    Pihak United Nations international Strategy for Disaster reduction (UNISDR) mengundang Illiza sebagai pembicara pada konfrensi international ini. Illiza diundang dalam Konferensi Dunia ini diminta untuk membagi pengalaman Banda Aceh dan untuk memainkan peran utama dalam menginspirasi dan mengajak kota-kita lainnya, baik di tingkat daerah maupun di Indonesia dan dunia dalam konteks penanggulangan resiko bencana.

    Di Sendai, Illiza dalam presentasinya mensharing pengalaman mengenai kesuksesan menangani bencana dan membagi pengalaman upaya Kota Banda Aceh untuk membangun resilient community dan city atau disebut juga masyarakat yang tangguh terhadap bencana.

    Kegiatan ini merupakan konferensi ketiga PBB mengenai “Penanggulangan Resiko Bencana” setelah sebelumnya pernah digelar sejak 2005.

    Konfrensi ini akan meninjau perkembangan dari implementasi program dan kegiatan yang diatur dalam Hyogo Framework Action 2005 – 2015, sekaligus akan mengadopsi kegiatan penanggulangan resiko bencana seperti yang diatur dalam “Post-2015 Framework”.

    Secara keseluruhan tujuan konferensi adalah untuk mendorong adanya perubahan lebih lanjut pada level negara melalui keterlibatan yang aktif dari seluruh stakeholders. Pemimpin lokal khususnya, diharapkan dapat memainkan peranan penting dalam menerapkan upaya-upaya peningkatan ketahanan (akan bencana) dalam masyarakat dan upaya meminimalisir resiko dari bencana di masa depan.

    Sebagai bagian dari konfrensi, digelar juga beberapa pertemuan dan event,  baik yang ditujukan bagi para Walikota/Pemerintah lokal maupun untuk membahas topik Penanggulangan Resiko Bencana dan Pengembangan Ketahanan (akan bencana), seperti halnya pertemuan para Walikota pada tanggal 13 Maret 2015, Pertemuan meja bundar para menteri mengenai Pengembangan ketahanan (akan bencana) di perkotaan dan lain sebagainya. (Mkk)