Daftar e-mail untuk info terbaru

Illiza Hadiahkan 'Kupiah Meukutop' Untuk Raja Muda Perlis

  • Illiza Hadiahkan 'Kupiah Meukutop' Untuk Raja Muda Perlis
  • Banda Aceh - Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djamal SE memberikan hadiah ‘Kupiah Meukutop’ untuk Raja Muda Perlis, Malaysia. Hadiah Kupiah kebesaran Pahlawan Nasional asal Aceh, Teuku Umar diserahkan Illiza, Sabtu malam (14/2) saat menjamu Raja Muda Perlis DYTM Tuanku Sayed Faizuddin Putra beserta delegasi Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) dan pihak Universitas Ubudiyah Indonsia di Aula Lantai IV Balai Kota Banda Aceh. Turut hadir juga isteri Wakil Gubernur  Aceh, Marlina Usman, Vice Chancellor UniMAP Kamarudin bin Hussin, Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Marniati SE MKes, Sekdako Banda Aceh Ir Bahagia Dipl SE, para Asisten, Staf Ahli dan sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Pemko Banda Aceh.

    Dalam sambutannya, Illiza mengharapkan kehadiran Raja Muda Perlis beserta rombongan ke Banda Aceh semakin memperkuat ukuwah Islamiah antar kedua daerah. "Banda Aceh yang akan berusia 810 tahun pada April 2015 nanti, pernah luluh lantak dilanda gempa dan tsunami 2004. Malaysia pasca awal-awal bencana hingga sekarang banyak membantu Aceh," kata Walikota. Kepada tamu dari negeri Jiran tersebut, Illiza juga menyampaikan bahwa Kota Banda Aceh memiliki sejumlah destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.

    “Mulai dari wisata religi, wisata tsunami hingga wisata kuliner. Saya harap kepada saudara-saudara kami dari Perlis untuk tidak membawa pulang uangnya kembali ke Malaysia, habiskanlah berbelanja di Banda Aceh ini” ujar Illiza         disambut tawa para tamu dari negeri Jiran yang memenuhi Aula Pemko. Pada kesempatan itu, Illiza juga mengapresiasi UUI yang kerap mempromosikan Aceh pada umumnya dan Banda Aceh pada khususnya di luar negeri.

    Sementara itu, Sayed Faizuddin Putra mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Banda Aceh dan Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) yang menerima kunjungan dari delegasi UniMAP. "Sesungguhnya, pertemuan ini bakal mengeratkan lagi hubungan yang telah terjalin antara UniMAP, Perlis, Aceh dan UUI pada khususnya," katanya.

    Sayed Faizuddin mengungkapkan hubungan Malaysia dan Indonesia telah terjalin sejak lama. Ia yakin hubungan ini akan dapat terus dilanjutkan pada banyak sektor, terutama pada tiga aspek potensi kerja sama Aceh-Perlis. "Ketiga aspek potensi kerja sama Aceh-Perlis adalah industri halal, pariwisata dan pendidikan," katanya.

    Rektor Ubudiyah, Murniati menambahkan UUI dan UniMAP, telah lama menjalin kerja sama. Katanya, Visi UUI untuk menjadi world class cyber university tentu tak jauh berbeda dengan visi UniMAP dan Pemko Banda Aceh dengan Banda Aceh Islamic Cyber City (BAICC) nya. “Semoga jalinan kerja sama ini terus berlanjut di masa-masa yang akan dating” harap Murniati.

    Turut hadir juga isteri Wakil Gubernur  Aceh, Marlina Usman, Vice Chancellor UniMAP Kamarudin bin Hussin, Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Marniati SE MKes, Sekdako Banda Aceh Ir Bahagia Dipl SE, para Asisten, Staf Ahli dan sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Pemko Banda Aceh. (Mkk)