Daftar e-mail untuk info terbaru

Illiza Diundang Kedubes Amerika Presentasi Smart City

  • Illiza Diundang Kedubes Amerika Presentasi Smart City
  • Jakarta – Walikota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE diundang Kedutaan Besar Amerika di Jakarta untuk mempresentasikan program terkait Smart City (Kota Pintar). Acara yang mengusung tema ‘Using Technology To Promote Good Governance In Bandung, Banyuwangi, Banda Aceh and Beyond’diselenggarakan di Pacific Place Mall, Jakarta, Rabu (28/1).

    Selain Illiza, juga diundang Bupati Banyu Wangi, Abdullah Azwar Anas dan Walikota Bandung, Ridwan Kamil.

    Dalam presentasinya didepan Dubes Amerika untuk Indonesia, Robert O Blake Jr, Illiza memaparkan sejumlah program ICT yang telah diterapkan Pemerintah Kota Banda Aceh dengan konsep yang dinamakan Banda Aceh Islamic Ciber City (BAICC), diantaranya, pelayanan perizinan online, data base sosial ekonomi, arsip kependudukan online, edukasi berbasis TIK, database pepohonan kota, peningkatan SDM aparatur Pemerintah terkait ICT dan reformasi birokrasi berbasis tekhnologi.

    “Program Smart City ini harus diikuti smart people, dan yang lebih penting digunakan dalam hal positif untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT” kata Illiza dalam presentasinya.

    Sebelumnya, saat mendatangi kantor Kedubes Amerika untuk Indonesia, Illiza juga menyampaikan perkembangan Kota Banda Aceh pasca tsunami kepada Kepala Bidang Politik Kedubes Amerika. Selanjutnya, Illiza bertemu dengan Kepala Bidang Ekonomi Kedubes Amerika dan pihak Kamar Dagang Amerika. Dalam pertemuan ini, Illiza menyampaikan peluang-peluang bisinis untuk investor Amerika yang nantinya dapat bekerjasama dengan Pemko Banda Aceh.

    Disela-sela pertemuan , Illiza meminta pihak Kedubes Amerika membantu Kota Banda Aceh dalam bidang penyedian air bersih, iklan flatron dan pelayanan emergency call, seperti 911 di Amerika.

    Program-program yang disampaikan Illiza menarik perhatian Kedubes Amerika, mereka meminta Illiza bersedia diwawancarai untuk kemudian dipublish melalui media-media di negeri Paman Sam tersebut. (Arp/Mkk)