Daftar e-mail untuk info terbaru

Terkait Kedatangan Wisatawan Malaysia, Ini Harapan Illiza

  • Terkait Kedatangan Wisatawan Malaysia, Ini Harapan Illiza
  • Banda Aceh - Warga Gampong Keudah, Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh, kedatangan tamu Rombongan Jalinan Kasih dari Negeri Kedah Darul Aman, Malaysia. Tamu istimewa dari negeri Jiran ini disambut di Masjid Jamik Gampong Keudah, ba’da Shalat Isya, Minggu (18/1/2015).

    Walikota Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djamal SE yang sedang dinas luar tidak dapat hadir pada pertemuan dua daerah yang sama nama ini. Namun Illiza menitipkan pesan dalam sambutannya yang dibacakan Sekdakota Banda Aceh, Ir Bahagia DiplSE.

    Melalui Sekda, Illiza mengatakan sangat senang dan menyambut baik kedatangan rombongan Negeri Kedah untuk meningkatkan jalinan kasih dan kerja sama, khususnya antara Negeri Kedah dengan Gampong Keudah.

    “Kedatangan tuan dan puan sekalian di kota kecil kami ini hendaknya menjadi motivasi dan inspirasi bagi kita semua dalam menggali berbagai potensi yang kita miliki untuk kemajuan bersama.” Kata Bahagia membacakan sambutan Walikota.

    Kata Wali kota, Aceh dan Malaysia telah bersahabat sejak lama. Sejak berabad-abad yang lalu, hubungan antara Aceh yang terletak di utara pulau Sumatera, dan semenanjung Tanah Melayu (Malaysia Barat) sudah terjalin dengan sangat erat.

    “Tidak hanya karena sama-sama rumpun Melayu, namun lebih dari itu. Menurut para ahli, Aceh dan Malaysia memiliki banyak kesamaan baik dalam hal keagamaan, budaya, serta intelektual,” katanya.

    Bukti-bukti sejarah juga menunjukkan adanya berbagai kerja sama kedua wilayah di berbagai bidang.

    “Aceh-Malaysia juga bekerjasama dan berjuang bersama dalam mempertahankan diri dari kolonialisme bangsa barat,” katanya lagi.

    Ia menambahkan, kerja sama jalinan kasih antara Negeri Kedah dan Gampong Keudah ini adalah salah satu contoh kerja sama yang paling konkret saat ini. “Saat ini pula, kerja sama antar kedua daerah lebih fokus pada bidang pariwisata, namun diharapkan ke depan dapat berkembang ke sektor lainnya yang lebih luas,” kata Illiza.

    kepada para tamu dari Negeri Kedah, Walikota mempersilahkan menikmati keunikan kota Banda Aceh.

    “Meskipun kecil, kota kami memiliki alam yang cukup indah, udara yang bersih, serta kuliner yang menurut masyarakat internasional cukup menggugah selera. Tersedia pula berbagai wisata edukasi tsunami yang diharapkan dapat menjadi pembelajaran yang berguna bagi siapapun yang mengunjunginya.” Harap Walikota.

    Wali Kota Illiza juga mengharapkan masukan atau saran yang membangun untuk perbaikan Kota Banda Aceh di masa yang akan datang.

    “Dan kepada masyarakat Gampong Keudah, sambutlah tamu kita ini dengan mesra, karena pemulia jamee adalah adat geutanyo,” pesan Illiza. (Mkk)