Daftar e-mail untuk info terbaru

Semua Pihak Perlu Perkuat Nilai-nilai Keislaman

  • Semua Pihak Perlu Perkuat Nilai-nilai Keislaman
  • Banda Aceh - Banyak tantangan yang dihadapi khususnya di masa globalisasi dan modern seperti saat ini, dimana pertukaran budaya dan arus informasi masuk dengan bebas tanpa tersaring. Hal tersebut kemudian dapat menjadi masalah dikala masyarakat, khususnya para remaja menjadi sangat terpengaruh dengan berbagai budaya asing sehingga melupakan nilai-nilai islami. Hal ini perlu menjadi perhatian dan juga merupakan tanggungjawab bersama.

    Hal ini disampaikan Walikota Banda Aceh Hj Illiza Sa'aduddin Djamal SE melalui sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Ir T Iwan Kesuma saat membuka secara resmi Pengajian Muslimat Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Banda Aceh 2015, Kamis (15/1) di Masjid Gampong Cot Mesjid, Lueng Bata, Banda Aceh.

    Untuk itu, melalui Iwan Kesuma, Walikota berharap semua pihak perlu memperkuat pemahaman nilai-nilai keislaman agar tidak tersesat kedalam gaya hidup yang modern dan tidak islami.

    "Meskipun Ibu-ibu mungkin memulai dari skala yang sangat kecil yaitu keluarga, pengamalan tersebut dapat pula menjadi contoh bagi kelompok-kelompok lainnya seperti tetangga, teman, saudara, maupun rekan kerja," kata Iwan Kesuma membacakan sambutan Walikota.

    Dalam sambutan tewrsebut, Walikota juga menegaskan, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui MPU Kota Banda Aceh berusaha mendukung penuh upaya pembinaan khususnya bagi pengajian Majelis Taklim ibu-ibu di gampong secara bertahap.

    Kegiatan ini diharapkan memberi kesempatan lebih banyak bagi pari ibu menimba ilmu dan manfaatnya sehingga dapat lebih berperan dalam membangun kualitas keluarga dan masyarakat yang sesuai dengan nilai islami.

    "Ajak dan imbau sebanyak mungkin ibu-ibu untuk ikut serta. Berikan pertanyaan kepada para Tengku, Ustadz dan ustadzah, agar pemahaman kita benar-benar lengkap dan menjauhkan kita dari kesesatan" pesan Walikota.

    Sesuai dengan laporan dari Ketua Muslimat MPU Kota Banda Aceh Fathanah SAg, majelis ta'lim pimpinannya ini berada di bawah naungan MPU Kota Banda Aceh dan anggotanya merupakan para istri pegawai MPU Kota Banda Aceh.

    Kata dia, pengajian muslimat MPU Banda Aceh telah mulai beraktivitas sejak 2013.
    "Pada tahun lalu, kami juga pernah mengadakan pengajian akbar se-Kota Banda Aceh." Ungkapnya.

    "Saat ini kami juga mengadakan pengajian rutin di empat desa binaan yakni Gampong Cot Mesjid, Lamteumen Timur, Kampung Pande dan Pango Raya yang dananya bersumber dari APBK. Adapun materi yang disampaikan dalam pengajian antara lain ilmu tauhid, fiqih dan masalah-masalah kontemporer." Tambah Fathanah.

    Sementara itu, Keuchik Gampong Cot Mesjid, Bakhtiar Ali, menambahkan, pihaknya berharap agar sembilan Gampong (Desa) yang ada di Kecamatan Lueng Bata, dapat menjadi desa binaan Pengajian Muslimat MPU.
    "Semoga kedepan lebih ramai lagi ibu-ibu berpartisipasi dalam pengajian ini." Harap Bakhtiar Ali.

    Turut hadir pada acara ini Ketua MPU Kota Banda Aceh Tgk Karim Syeh, Ketua MAA Drs Sanusi Husein, sejumlah anggota DPRK Banda Aceh, Kapolsek Lueng Bata, Danramil, para Camat, para keuchik dan ibu-ibu majelis ta'lim serta Ustadz Masrul Aidi Lc yang juga menjadi pemateri pada pengajian perdana ini. (Mkk/Jun)